Sebuah kisah nyata.
Manusia yang merendah yang selalu menganggap dirinya tak lebih dari debu yang mengambang.
Pernah suatu waktu debu itu ingin berdiam pada sebuah kaca.
Dulu kaca itu lugu, sekarang kebalikannya.
Sekarang kaca itu telah terlindungi.
Debu itu sekarang mengambang.
Ingin melekat pada kaca yang lain, tapi tak mampu.
Kata terakhir dari sang debu
"Aku akan menunggu pelindung kaca itu pudar, supaya aku bisa melekat dan berdiam pada kaca yang ku inginkan".
Manusia yang merendah yang selalu menganggap dirinya tak lebih dari debu yang mengambang.
Pernah suatu waktu debu itu ingin berdiam pada sebuah kaca.
Dulu kaca itu lugu, sekarang kebalikannya.
Sekarang kaca itu telah terlindungi.
Debu itu sekarang mengambang.
Ingin melekat pada kaca yang lain, tapi tak mampu.
Kata terakhir dari sang debu
"Aku akan menunggu pelindung kaca itu pudar, supaya aku bisa melekat dan berdiam pada kaca yang ku inginkan".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar